Senin, 22 Agustus 2011

Apa Itu Fatal Error ?

Sebuah fatal error adalah jenis masalah komputer di mana beberapa jenis kegiatan menyebabkan suatu program yang sedang berjalan berhenti berfungsi dan menutup sendiri. Dalam kebanyakan kasus, ketika terjadi fatal error akan muncul tampilan pesan yang menjelaskan sifat kesalahan. Meskipun istilah fatal error kedengarannya tak menyenangkan, namun terjadinya jenis kesalahan komputer tidak selalu berarti hardware secara permanen cacat atau rusak, tetapi bantuan dari seorang spesialis sistem informasi mungkin diperlukan untuk memperbaiki masalah.

Sementara itu penyebab/alasan untuk sebuah fatal error biasanya bervariasi, ada beberapa skenario yang menjelaskan sebagian besar masalah ini. Salah satu yang lebih umum adalah penerimaan instruksi yang ilegal, atau instruksi yang tidak selaras dengan kode pemrograman. Ketika ini terjadi, program biasanya mati, karena tidak ada protokol dalam pemrograman yang memungkinkan untuk melanjutkan.

Ketika beberapa jenis kode yang tidak valid atau data diakses sementara program ini mengeksekusi instruksi tertentu, sebuah fatal error mungkin akan terjadi. Penyebab yang mendasari masalah ini bisa karena kode atau data yang telah rusak, atau yang tidak lagi ada dalam hard drive untuk digunakan. Sekali lagi, program ini tidak dapat memproses order untuk melanjutkan tugas.

Setelah program dibatalkan karena terjadinya fatal error, ada kemungkinan bahwa setiap data yang diolah saat ini akan mengalami kegagalan atau hilang. Untuk alasan ini, penting untuk secara konsisten melakukan backup data. Ini berarti bahwa jika seseorang menggunakan program pengolah kata, tergantung pada fitur auto-save apakah berfungsi atau tidak. Ketika anda sedang bekerja, sebaiknya setiap beberapa menit harus menyimpan pekerjaan setidaknya berarti bahwa hilangnya data dapat diminimalkan.

Dengan menganalisis pesan kesalahan yang ditampilkan dan menggunakan data tersebut untuk mengisolasi masalah, kemungkinan perbaikan masih sangat memungkinkan. Hanya saja dibutuhkan keterampilan untuk memahami pesan yang muncul itu. Sebagian pengguna mungkin memiliki latar belakang mampu secara akurat mendiagnosis dan memperbaiki kesalahan, namun mengkin untuk orang lain akan memerlukan tenaga profesional sebagai programmer komputer untuk memperbaiki kesalahan.

Lalu bagaimana mengatasi fatal error?

1. Lihat dan catat pesan yang muncul, dan atasi sesuai kemampuan anda jika bisa. Anda harus secepatnya memperhatikan pesan tersebut karena dari sanalah langkah awal menyelesaikan masalah.

2. Jika pesan yang muncul tidak anda ketahui maksudnya, silakan tulis pesan tersebut dan tanyakan kepada Mbah Google, pasti ada yang pernah menulis masalah yang bersangkutan.

3.Langkah berikutnya sekiranya anda masih bingung adalah kunjungi beberapa forum computer, cari dan tanyakan kepada mereka bagaimana jalan keluarnya.

4. Ada kalanya fatal error tidak meninggalkan pesan apa-apa dan mati begitu saja. Jika itu terjadi, cobalah diingat apakah sebelum hal itu terjadi anda telah melakukan perubahan pada computer anda, misalnya melakukan setting tertentu? Jika ya, jangan sampai itulah penyebabnya.

5. Jika anda merasa tidak melakukan apa-apa dan fatal error tidak meninggalkan pesan apa-apa lalu mati begitu saja, sebaiknya anda bertanya langsung atau lewat email kepada seseorang yang anda percaya. Ceritakan secara lengkap proses terjadinya masalah anda agar mentor anda bisa mendiagnosa secara tepat dan memberikan solusinya.

Cara Mengetahuai Arti Kode Error Pada Windows Menggunakan Windows Error Code Lookup Tool

Sejumlah fitur Windows 7 jauh lebih mudah dipahami, tetapi masalah berat pada pengertian kode kesalahan windows pada BSOD (yang sering muncul pada Windows 7). Ini sungguh-sungguh jauh lebih sulit untuk mengerti. Masalah pokoknya ada 2 yaitu tampilan pesan errornya sangat singkat dan kalaupun sempat dibaca tidak semua dari kita mengerti kode pesan error tersebut. Untuk mengatasi masalah kedua tadi solusinya Anda harus memiliki daftar kode kesalahan windows dengan software.

Software yang dapat membantu anda dapat didownload dari http://www.favessoft.com/ yaitu tool ErrMsg. Bagusnya adalah bahwa tool ini portable jadi berdiri sendiri dan tidak mempengaruhi sistem anda. Silahkan unduh dari alamat diatas dan tool tersebut siap anda gunakan. Cara menggunakannya pun mudah cukup masukkan kode error lalu tekan OK maka akan langsung muncul penjelasannya pada kolom berikutnya.

Memperbaiki Windows Explorer Error atau Rusak

Windows Explorer rusak atau error, Bagaimana Cara Memperbaikinya? Masalah Windows Explorer rusak atau error ini selain disebabkan viris, juga karena ada masalah pada Data Execution Prevention. Masalah seperti ini sering terjadi atau ditemukan pada Windows XP semua seri. Ada 2 cara yang bisa dilakukan saat menemukan masalah Windows Explorer rusak atau error:

1. Melakukan system restore.
2. Melakukan setting pada Data Execution Prevention.

Dibawah ini adalah beberapa gambar ketika Windows Explorer rusak atau error

Berikut ini Cara mengatasi Windows Explorer Error atau Rusak adalah sebagai berikut:

1. Langkah awal adalah tutup dulu semua program yang aktif apabila anda sedang membuka suatu program.

2. Klik [Start] lalu klik kanan pada [My Computer] dan pilih [Properties].

3. Selanjutnya pilih tab [Advanced] dan dibawah menu [Performance] klik tombol [Setting].

4. Pada jendela berikut, setelah keluar kotak dialog box [Performance Option] pilih tab [Data Execution Prevention]. Lihat gambar dibawah.

5. Klik pada pilihan [Turn on DEP for all programs and services except those I select]. Jika anda telah melihat Windows Explorer silahkan klik checkbox [Windows Explorer] lalu pilih [OK].

6. Jika Windows Explorer tidak terlihat klik tombol [Add…] lalu anda browse (secara default bawaan windows, umumnya windows explorer terletak pada C:WINDOWSexplorer.exe).

7. Jika sudah ketemu, jalankan langkah no.5

8. Setelah itu klik tombol [OK] anda akan keluar dari dialog box.

9. Terakhir klik [OK] lalu restart komputer anda.

Proses Baca CD/DVD Tersendat-Sendat

Mengapa proses baca pada CD ROM tersendat-sendat atau macet-macet? Kenapa prosesnya bacanya tidak sempurna, apa masalahnya dan bagaimana cara mengatasinya?

Proses pembacaan data pada CD/DVD ROM pada dasarnya dipengaruhi oleh kondisi optic dan media CD/DVD yang digunakan. Adanya goresan atau kotoran di permukaan CD/DVD dapat mempengaruhi proses baca CD/DVD ROM sehingga sangat mungkin sekali kasus tersebut disebabkan oleh goresan atau kotoran pada media CD/DVD anda.

Untuk mengatasinya coba bersihkan permukaan disc anda dengan menggunakan alkohol (lebih dari 70%) dan kapas untuk mengoleskannya.

Kemungkinan kedua disebabkan oleh adanya kotoran pada lensa optic. Kotoran ini bisa disebabkan oleh debu termasuk asap rokok yang berkeliaran di sekitar komputer sehingga akan menghalangi proses pembacaan media disc tersebut oleh optic.

Bersihkan bagian optic tersebut dengan menggunakan disc cleaner. Disc Cleaner banyak dijual di toko komputer atau toko elektronik.

Kemungkinan yang lain adalah adanya masalah pada optic. Biasanya optic ini akan melemah seiring dengan usianya yang semakin tua. Yang dapat dilakukan untuk memperbaiki maslah ini adalah dengan melakukan kalibrasi pada trimport optic yang terletak disekitar optic itu sendiri, yaitu dengan memutar trimport ke arah kanan secara perlahan-lahan. Ini bertujuan untuk mempercepat putaran disk . Sedangkan pemutaran ke arah kiri akan menjadikan putaran disc menjadi lambat.

CD ROM Tidak Terdeteksi

Mengapa CD ROM Tidak Terdeteksi oleh BIOS? Bagaimana cara mengatsinya jika CD ROM tidak terdeteksi.

Pertama, cek CD ROM pada komputer lain. Apabila dapat terdeteksi berarti CD ROM berada dalam kondisi baik sehingga ada kemungkinan ada masalah pada kabel IDE atau kabel Power.

Kedua, ganti kabel IDE dan Power lama dengan yang baru (salah satu atau keduanya). Ini dimaksudkan untuk memastikan apakah terjadi masalah dengan kabel tersebut atau tidak.

Ketiga, perhatikan posisi jumper pada optical drive anda. Secara default, jumper pada drive CD ROM atau sejenisnya berada posisi master. Apabila anda menggunakan lebih dari satu drive, maka anda harus mengatur jumper pada masing-masing drive dalam posisi master-slave. Penggunaan posisi master-slave akan membuat proses pendeteksian menjadi tidak sempurna sehingga hanya mengenali satu drive. Petunjuk pengaturan biasanya tertera pada punggung optical drive.

Jika masih belum berhasil dapat disimpulkan bahwa sebenarnya CD ROM beserta kabel-kabelnya dalam kondisi yang baik. Kemungkinan besar ada masalah pada port IDE di motherboard anda. Untuk masalah ini lebih baik motherboard tersebut dibawa ke service center untuk mendapatkan penanganan langsung dari ahlinya.

RAM / Memory Komputer : DDR1 DDR2 DDR3 SDRAM

Di dalam sebuah komputer (PC) atau laptop, salah satu perangkat keras (hardware) yang sangat berperan dalamkinerja dan performa komputer adalah Memory atau RAM (Random Access Memory). Kali ini kita akan mengenal sedikit lebih dalam apa itu RAM dan mengapa kita memerlukannya, mengenal jenis RAM seperti DDR, DDR2 dan DDR3 SDRAM, serta tips jika ingin mengupgrade RAM.

Seperti namanya, RAM atau Memory merupakan perangkat untuk tempat menyimpan data yang diakses oleh Processor (CPU – Central Processing Unit). Data yang ada di RAM bisa diakses secara acak dengan kecepatan yang sama, sehingga di sebut Random (acak). Data yang tersimpan di RAM bersifat sementara, karena hanya akan ada jika ada listrik atau saat komputer menyala dan akan hilang jika komputer mati.

Data yang ada di RAM bisa diakses jauh lebih cepat daripada yang ada di hardisk, untuk DDR2 SDRAM saja bisa lebih cepat 40 sampai 100 kali dibanding akses ke hardisk, dan untuk jenis DDR3 bisa 100 sampai 300 kali lebih cepat dibanding akses ke hardisk ( sebagai gambaran, akses Hardisk SATA dalam dunia nyata sekitar 80-100 MB/s sedangkan USB 2.0 antara 10MB/s sampai 20 MB/s).

DDR, DDR2, dan DDR3
Saat ini kebanyakan komputer sudah menggunakan Memory jenis DDR3 ( sebagian lagi jenis DDR2). Sebelum tahun 2002, mungkin masih cukup banyak komputer yang menggunakan memory jenis Single Data Rate (SDR) SDRAM. Tetapi setelah itu, penggunaannya mulai digantikan oleh Double Data Rate (DDR), mulai dari DDR (DDR1), DDR2 dan sekarang yang banyak beredar adalah DDR3. DDR secara teori mampu melakukan transfer rate 2X lebih cepat daripada SDRAM.
Masing-masing jenis merupakan pengembangan dari sebelumnya dan versi terbaru umumnya mempunyai data rate yang lebih tinggi dan memerlukan daya yang lebih rendah. DDR2 secara teori mempunyai data rate 2x dengan spesifikasi yang sama dibanding DDR (DDR1). DDR3 juga mempunyai keunggulan dibanding DDR2, seperti bandwidth yang lebih tinggi, latensi yang lebih unggul, performa yang lebih tinggi pada power/daya yg lebih kecil, dan lebih bagus untuk perangkat low-power seperti laptop.

Masing-masing jenis RAM tersebut tidak saling kompatibel dan didesign dengan slot yang berbeda. Informasi lebih detail dan mendalam tentang spesifikasi masing-masing tipe ini bisa melihat informasi di wikipedia, tentang DDR, DDR2 dan DDR3

Upgrade Memory (RAM)
Penambahan Memory biasanya akan meningkatkan performa komputer secara sifnifikan ( tetapi jumlah yang terlalu besar biasanya tidak banyak berpengaruh, misalnya jika RAM sudah diatas 4 GB, biasanya peningkatan tidak akan terlihat). Sebagai contoh Windows 7 biasanya memerlukan paling tidak 2 GB memory, sehingga bagi yang kurang harus di upgrade agar mendapatkan performa yang bagus.

Untuk menambah (upgrade) RAM relatif mudah, kita tinggal mengetahui jenis RAM yang digunakan dan memeriksan apakah masih ada slot kosong untuk memasang RAM. Yang perlu diperhatikan adalah kesamaan jenis RAM, karena DDR1 tidak akan cocok dengan DDR2, dan DDR2 tidak cocok dengan DDR3. Diperlukan jenis yang sama ketika akan mengupgrade RAM.

Selain itu, satu jenis RAM biasanya mempunyai tipe yang bermacam-macam, misalnya DDR3-6400, DDR3-8500, DDR3-10600 dan lainnya ( semakin tinggi, transfer ratenya juga semakin besar). Meskipun untuk tipe yang berbeda masih kompatibel, tetapi RAM akan berjalan dengan tipe yang lebih rendah. Misalnya DDR3-10600 2 GB di gabung dengan DDR3-8500 2GB, jumlah RAM akan bertambah menjadi 4 GB, tetapi kinerja akan menyesuaikan yang terendah ( DDR3-8500 ).

Untuk mengetahui jenis RAM yang didukung, bisa melihat buku manual/petunjuk moherboard, melihat jenis slot RAM atau menggunakan software seperti Speccy. Untuk Memory notebook/laptop, sedikit berbeda ukurannya dengan RAM PC/komputer, biasanya hanya setengah RAM PC. Ketika membeli di toko komputer bisa menyebutkan dengan SO-DIMM ( small outline dual in-line memory module ). DIMM merupakan jenis slot untuk Memory.

Jumlah maksimal RAM tergantung pada Motherboard dan juga Sistem Operasi yang digunakan. Untuk sistem operasi 32-bit biasanya tidak mendukung RAM diatas 4GB, sedangkan untuk sistem 64-bit, secara teori dapat mendukung sampai 192 GB RAM (Windows 7 ultimate). Selain itu kadang jumlah maksimal juga dibatasi oleh Motherboard, misalnya hanya mendukung maksimal 16 GB RAM.

Tips Mengatasi Modem DSL Not Connect

Saat ini sudah banyak yang menggunakan internet di rumah maupun di tempat kerja. Penggunanya saat ini telah meningkat lebih dari 400% dalam lima tahun terakhir ini. Namun perkembangan ini tidak diimbangi dengan kemampuan pengguna untuk mengatasi sendiri masalah setup jaringan DSL, yang diketahui konsumen atau pengguna adalah hanyalah browsing. Konsumen hanya dapat menggunakan tetapi tidak dapat mendiagnosa dan memecahkan masalah jaringan komputer saat terjadi masalah/kerusakan. Sebenarnya masalah modem DSL tidak konek dapat diatasi sendiri oleh pengguna tanpa menggunakan teknisi.

Berikut ini Tips Mengatasi Modem DSL Tidak Konek:

- Hubungkan komputer langsung ke modem DSL jika saat ini menggunakan router untuk mendistribusikan konektivitas internet di seluruh jaringan. Ini untuk menguji jika ada masalah pada router. Jika setelah ini jaringan bisa tersambung internet, berarti router yang bermasalah.

Pastikan semua kabel modem dimasukkan dengan benar ke modem baik kabel masuk maupun kabel output. Jika perlu lepaskan dan kemudian hubungkan kembali semua kabel.
Periksa dan pastikan bahwa tidak ada kabel yang rusak atau terpotong. Kemudian, pastikan kabel power modem dicolokkan ke modem serta soket listrik dengan daya yang tersedia.

- Coba reset modem DSL dengan cara mematikannya. Biarkan modem dalam keadaan off untuk setidaknya 30 detik. Jika modem tidak memiliki switch on/off, cukup dengan melepaskan kabel powernya saja.

- Pastikan bahwa jika modem DSL Anda memiliki lampu standby, saat ini tidak dalam mode ini. Jika modem Anda memiliki lampu indikator, periksa untuk melihat apakah yang menyala adalah Hijau, Kuning, atau Merah. Jika lampu hijau, maka ada kemungkinan konfigurasi perangkat lunak yang masalah dan bukan masalah hardware.

- Jika lampu status modem Anda tidak menyala, atau menunjukkan koneksi yang buruk, berarti ini adalah masalah koneksi DSL dan kemungkinannya adalah saluran telepon yang menghubungkan modem ke saluran telepon tidak bagus. Ganti ke port saluran telepon lain. Jika modem masih tidak berhasil, hubungi ISP Anda untuk meminta tes dan jika diperlukan, penggantian modem jalan terakhir.

- Jika proses menguji modem dan kabel telepon memuaskan, link berikutnya untuk diperiksa adalah untuk mengganti kabel Ethernet yang menghubungkan komputer ke modem.
Jika koneksi masih gagal, cobalah untuk menggunakan laptop untuk menguji koneksi DSL. Jika pada laptop bekerja, maka konfigurasi perangkat lunak atau perangkat keras jaringan internal pada komputer yang digunakan sebelumnya mungkin memiliki masalah.

- Install ulang driver dengan CD instalasi modem DSL. Ada kalanya driver modem bermasalah sehingga tidak bisa tersambung internet. Jika setelah install ulang driver koneksi DSL terus gagal, hubungi ISP Anda untuk pemecahan masalah lebih lanjut.